Combatveteranscowboyup.org – Debut layar lebar dari Widuri Puteri sebagai Ara dalam film KELUARGA CEMARA sukses mencuri perhatian. Ia pun juga sempat dinominasikan dalam berbagai ajang penghargaan walau tak sampai membawa pulang piala kemenangan.

Tahun ini, performa putri dari pasangan Widi Mulia dan Dwi Sasono itu bisa dilihat di film musikal anak BUKU HARIANKU besutan Angling Sagaran. Ia pun diplot memerankan karakter bernama Rintik yang adalah seorang anak tunawicara.

  1. Tidak Tahu Apa Itu Tunawicara

Widuri Puteri pun sangat bersemangat kala mendapat tawaran slot online uang asli untuk berakting dalam film musikal BUKU HARIANKU bersama dengan aktor cilik lainnya. Uniknya saat pertama dikabari mendapat tawaran, ia tidak tahu apa itu tunawicara.

Jadi saya bilang pada Kakak ada tawaran film musikal cuma kakak jadi tunawicara. Dia yang Haaah… aku mau. Saya tanya lagi, Tapi kakak tahu tuna wicara? dia nggak tahu. Ha ha ha segitu polosnya dia. Dia nggak tahu tapi semangat, kenang Dwi Sasono saat peluncuran poster dan trailer film BUKU HARIANKU di CGV Cinema FX Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Widi juga menambahkan, Dia pun sempat bingung pas tahu peran ini nggak banyak bicara, katanya Terus ngapain aku main ya?. Tapi dia merasa ini hal baru, tantangan, akhirnya dia nikmati proses ini, proses belajarnya, kata penyanyi tersebut.

  1. Latihan Bahasa Isyarat

Mengingat perannya sebagai anak tunawicara, Widuri Puteri pun langsung belajar bahasa isyarat. Karena sepanjang film ia memang hanya berdialog menggunakan gerakan tangan dan suara tanpa ada kata. Anak-anak cepat nangkap ya waktu diajari. Jadi akan ada sesinya, ada guru yang ajari khusus untuk dia latihan sesuai dengan dialog yang di film dan itu butuh waktu, pungkas Dwi Sasono.

Buku Harianku Tayang Mulai 12 Maret 2020

Bro’s Studio bersama dengan Blue Sheep Entertainment untuk pertama kalinya memproduksi sebuah film panjang yang berjudul Buku Harianku. Ini adalah sebuah film drama petualangan anak yang menyatukan keluarga. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 12 Maret 2020.

Dalam film yang disutradarai oleh Angling Sagaran, dan naskahnya ditulis Alim Sudio ini, dikisahkan seorang anak perempuan berusia delapan tahun bernama Kila yang senang mencurahkan isi hati dengan menulis di buku harian.

Film ini berisi tentang persahabatan, keberanian, tanggung jawab, serta cinta terhadap keluarga dan tanah air yang tidak hanya diperuntukkan bagi penonton anak-anak, tapi juga seluruh rentang usia sehingga bisa menjadi tontonan bagi keluarga Indonesia.

Selain Kila Putri Alam yang berperan sebagai Kila, film ini juga menghadirkan keluarga Sasono alias @thesasonosfam, yang terdiri dari Dwi Sasono (Arya Winoyo), Widi Mulia (Riska Handayani), dan Widuri Putri Sasono (Rintik), yang untuk pertama kalinya main bersama dalam satu film. Aktor senior Indonesia yang meraih Piala Citra dan sudah tidak ragukan lagi kemampuan aktingnya yaitu Slamet Rahardjo juga turut ambil bagian sebagai Prapto Winoyo. Pemain lainnya adalah Gary Iskak berpertan sebagai Samsudi, Ence Bagus sebagai Kelik dan Wina Marrino sebagai Neneng.

Tagged :

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *